Metode Setengah Interval adalah
sebuah metode penyelesaian persamaan non linear yang sederhana dan disini saya
akan berbagi cara menyelesaikan persamaan non linear dengan metode setengah
interval yang sudah saya terima diperkuliahan. Perhatikan bagan dibawah ini.
Bagan Alir Metode
Setengah Interval

contoh :
Hitung
salah satu akar dari persamaan berikut :
Penyelesaian
:
Dihitung
nilai f(x) pada interval antara dua titik, misalnya 
Mengingat fungsi adalah
kontinyu, berarti perubahan tanda dari fungsi antara x=1 dan x=2 akan memotong
sumbu x paling tidak satu kali. Titik perpotongan antara sumbu x dan funsi
merupakan akar-akar persamaan.
Kemudian dihitung nilai
:
Langkah selanjutnya adalah membuat interval berikutnya untuk
membuat interval yang semakin kecil, dimana akar persamaan berada, untuk
perhitungan selanjutnya ditunjukan dalam tabel berikut :
iterasi
|
Xn
|
Xn+1
|
Xt
|
f(Xn)
|
f(Xn+1)
|
f(Xt)
|
1
|
1
|
2
|
1.5
|
-4
|
3
|
-1,875
|
2
|
1,5
|
2
|
1,75
|
-1,875
|
3
|
0,1719
|
3
|
1,5
|
1,75
|
1,625
|
-1,875
|
0,1719
|
-0,9434
|
Penjelasan
:
Untuk
iterasi satu kita lihat nilai
Ternyata
nilai
memiliki
tanda sama (-), berarti pada iterasi selanjutnya nilai
(pada
iterasi sebelumnya) dan nilai 
*saya
kasih warna biru. Untuk nilai
nilainya
tetap, *warna merah. (*lihat bagan alir diatas).
Untuk
iterasi dua kita lihat nilai
. Ternyata
nilai
memiliki
tanda yang berbeda, berarti pada iterasi selanjutnya nilai
(pada
itersi sebelumnya) dan nilai
*warna
hijau. Untuk nilai
nilainya
tetap, *warna biru.(*lihat bagan alir diatas).
Untuk
iterasi selanjutnya tinggal meneruskan sampai nilai
saya
ngitung sampai iterasi 14.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar